Showing posts with label memori. Show all posts
Showing posts with label memori. Show all posts

Friday, May 1, 2009

Hari ini, 50 tahun yang lalu..

Alkisah.. di suatu rumah sederhana di kota gudeg, Jogja, terjadi perdebatan antara seorang ayah yang sedang sakit keras, dengan anak lelakinya..

"aku mau ngamen pak," kata si anak dengan suara tegas
"jangan pergi..,"kata si ayah lemah
"tapi ini kesempatan pak.. saya harus pergi," jawab si anak tak mau kalah
"aku ngga mau kamu pergi," kata si ayah dengan suara meninggi
"saya musti pergi pak, ngga bapak ijinkan pun saya akan tetap pergi" hardik si anak lelaki
"kalau kamu pergi, bapak pasti mati.." jawaban terakhir dari ayah, sembari melihat punggung anak lelaki bontotnya yang sudah melangkah keluar rumah..

Bersama teman-temannya, mereka pun pergi ke tanah impian, Bali.. bersama seorang tentara berpangkat Sersan Dua, Waryadi, mereka pergi bermain musik di sebuah mess di kota Bali.. malam harinya, rambut semua anak-anak tanggung itu pun digunduli habis.. mereka pun bertanya, ada apa gerangan.. sampai seseorang yang akhirnya mereka sebut Komandan pun berkata bahwa mereka semua akan direkrut menjadi TENTARA..!!

"SIAPA YANG MAU PULAANG??"
tidak ada satu orang pun yang berani (atau mau) tunjuk tangan..

"YANG MAU PULANG.. SILAKAN PULANG!!!" suara pak Komandan menggelegar..
"TIDAK.. KOMANDAN" jawab mereka kompak..

Dengan kerelaan hati, mereka pun di"godok" menjadi anggota Korps Musik di Udayana, Bali.. belum sebulan mengenyam pendidikan ketentaraan dan bermusik, kabar itu pun datang.. anak lelaki keras kepala itu dipanggil oleh pak Komandan..

"Bapakmu sudah meninggal, pulang kamu??"
"Tidak punya uang, komandan!!" jawabnya..
"Pulang kalau memang kamu mau pulang.. akan kembali kamu?" tanya pak komandan
"SIAP KEMBALI, Komandan" jawabnya

sore itu juga, dengan hati gundah, satu buah terompet pun dijual, demi kembali pulang... sepanjang perjalanan pulang, entah apa yang ada di pikiran anak lelaki itu.. sampai suatu malam di sebuah tumpangan truk, ia pun bermimpi..

"ayo ikut bapak.." si ayah kembali datang dalam mimpinya..
"enggak pak.. aku ngerti bapak sudah ngga ada.. dan aku sudah ikhlas.."

sesampainya di Jogja, apa daya, ayah tercinta sudah dikebumikan.. tak ada sedikit pun penyesalan, hanya sebuah janji, dari seorang anak lelaki untuk ayahnya, bahwa "aku akan selalu membuat bapak bangga.."

Hingga tibalah saat itu, 1 Mei 1959, anak lelaki itu pun dilantik secara resmi menjadi seorang tentara, dengan pangkat Prajurit Dua.. "bapak.. sekarang aku bisa mengabdi untuk negara, agar engkau bangga akan diriku.."ucapnya seolah menuntaskan janji itu...

*dikisahkan oleh papaku, mengenang 50 tahun yang lalu dia menjadi seorang tentara.. aku pun bangga terhadapmu, pa..
lalu aku pun bertanya," apa komentar papa mengenai Komandan di Yonif 751 yang mengebiri tunjangan-tunjangan anak buahnya??"
"DENDAM!! tak sepatutnya seorang Komandan menindas perut anak buahnya.."

Friday, September 12, 2008

Buka Bersama ex Kolam Ikan




Ritual buka bersama teman-teman mantan kantor lama setiap tahun selalu gue yang bikin acaranya.. kirain, kalo udah pensiun jadi pegawai, bakal pensiun juga jadi EO buat acara-acara ginian.. ternyata ngga tuh.. tetep aja gue ngurus.. tapi senaaang.. apalagi kalau yang dateng banyak.. ada door-prize handphone lhoooo...

Menunya:
Sop Buntut, Tom Yam, Nasi Lemak, nasi Biryani, Roti Canai, kari Ayam, Teh Tarik, yum yum yuummmmm...

Thanks buat semua yang udah dateng yaaa..
Mbak Tutuy, Lia, Pri, Faizal, Panji, Achsin, Dendy, Irda, Pak Joko, Bu Ririn, Mbak Eneng, Sadyboo, Abah Anom, Heri, Novi, Indah dan tentu saja KAKAKENIIII...

Saturday, July 5, 2008

Stroke Papa (dan daftar terapi)

Jadi inget dulu papa pertama kena serangan stroke, 4 April 2003, saat subuh dan papa mau ambil air wudhu.. tiba-tiba gue denger pintu kamar mandi berdebam dengan sangat keras.. *beeeeeeeng (karena pintu kamar mandi dari aluminium).. gue yang saat itu tidur bareng mereka (ketauan deh) langsung kaget kirain ada bom.. begitu tau papa di kamar mandi, gue langsung tanya,"kenapa pa?" dia jawab,"kok kayaknya kaki papa tiba-tiba lemes"..

terus terang pada saat itu gue ngga tau apa yang terjadi sama papa.. gue bantu papa berdiri dan pindah ke atas tempat tidur.. gue langsung bilang,"ayo kita ke rumah sakit".. dan papa pun setuju..

Begitu sampai di rumah sakit, ternyata tekanan darah papa 240/170, tinggi sekali.. dan papa langsung diberi tindakan ini itu.. gue yang pada saat itu tinggal bertiga di rumah, langsung sibuk telpon semua kakak-kakak minta cepet ke rumah sakit.. dan pada akhirnya gue baru tau, kalau itu yang namanya stroke..

begitu dokter dateng, beliau salut atas tindakan gue yang langsung bawa papa ke rumah sakit, katanya, serangan stroke bisa diatasi dengan lebih baik apabila penderita langsung dibawa ke rumah sakit dalam waktu kurang dari 3 jam setelah serangan.. gue juga bersyukur, jarak dari rumah ke rumah sakit juga ngga terlalu jauh, apalagi pagi subuh seperti itu jalanan masih lengang..

Pasca serangan stroke, papa lalu bergabung dengan YASTROKI (Yayasan Stroke Indonesia) cabang RSPAD Gatot Subroto. Di Yastroki, papa bergabung dengan IPS (Insan Pasca Stroke) dan berbagi info mengenai tempat-tempat terapi yang dibutuhkan untuk pemulihan syaraf-syaraf yang terganggu akibat serangan stroke.

Tercatat, ada 24 pengobatan terapi, baik itu alternatif maupun medis yang sudah papa datangi. Semua demi kesembuhan dan pemulihan. Dokter stroke papa pernah bilang,"stroke itu datang seperti kilat, pulang seperti siput" jadi harus sabar dan penyembuhannya tidak bisa instan. Sebagai keluarga penderita stroke pun kita juga perlu selalu beri dukungan dan juga doa tentunya..

Daftar Terapi:
1. Terapi Medik, RS Cikini
2. Pijat Perut, Sukabumi
3. Pijat Syaraf, Cijantung - Kalisari
4. Pemanasan Tenaga Dalam, Cililitan Kecil (H. Abubakar)
5. Tenaga Dalam dan Doa, Tebet (Subagyo)
6. Akupuntur, Patra Jasa (Dr. Susetyo)
7. Setrum Alami, Cibinong (Anda)
8. Setrum dengan Meja Listrik, Rawamangun (Ibu Diah)
9. Setrum dengan tissue, Kelapa Gading (Harto)
10. Hipnotis, Meruya - Kebon Jeruk
11. Tusuk Jarum Bakar, Batu Ceper
12. Sedot Gaib, Ciputat
13. Pijat Syaraf, Ciputat (Eyang Agung)
14. Pijat, Ciseeng
15. Sedot Kecup, Cipete (Petrus)
16. Refleksi, Kebon Sirih (Wandi)
17. Refleksi, Jl. Sabang
18. Pijat dengan pemanas, ATFG
19. Batu Giok
20. Periksa dan deteksi, Pejaten
21. Paranormal, Cipulir (Dewi)
22. Paranormal, Kalisari - Cijantung (Haryo Panuntun)
23. Doa, Rawamangun (Hendra)
24. Senam dan Terapi Wicara, Yastroki

Semoga syaraf motorik papa yang bermasalah bisa sembuh seperti sedia kala.. ngga tega kalau liat papa sedih sambil bilang,"kasian ya kakakeni, kakiang (baca:kakek) ngga bisa gendoooong".. huuuuu...

Mari kita jalani hidup sehat.. papa sepenuhnya sadar, kalau dia dulu ngga menjalankan hidup sehat.. sekarang papa udah stop daging kambing, jeroan dan sea-food.. banyak minum air putih, makan buah dan sayuran.. katanya, padahal kambing kan vegetarian, cuma makan rumput doang, kok bisa yaa karena kambing aku kena stroke.. sekarang aku jadi kambing deh.. heheheee... lha iyalaah.. makan kambingnya TIAP HARI.. (catet:tiap hari)..

silakan unduh artikel hidup sehat yang sekarang menjadi pegangan papa dan mama.. semoga kita pun terhindar dari penyakit yang makin lama makin aneh-aneh..

Insya Allah..

Tuesday, June 3, 2008

80's adalah...

Fariz RM
Michael Jackson
Madonna
Presiden Soeharto
Vina Panduwinata
Warkop DKI
Klompencapir
Duran-Duran
Elyas Pical
Serial Little House on the Prairie
Dian Pisesha
Meriam Bellina
Harmoko (atas petunjuk Bapak Presiden..)
Cerdas Cermat
Pak Tino Sidin (baguusshhh..)
Saur Sepuh
The Legend of the Condor Heroes
Senam Kesegaran Jasmani (teng.. tengtengteng teng teng...)
Menparpostel Joop Ave
Ikang Fawzi
Gunung Galunggung meletus
Komik Gareng-Petruk
Serial CHIPS
Harvey Malaiholo
Liem Swie King
Permen Chelsea
Atari
Voltus V
The Police
Glasnost-Perestroika
Film Penumpasan G 30 S PKI
Sepatu Roda
Gombloh
Genesis
Serial HUNTER (and Dee Dee McCall)
Pernikahan Lady Di - Pangeran Charles
Tomica
Penataran P4
Gudang mesiu Cilandak meledak
Milli Vanilli
Serial Return to Eden (Rebecca Gilling-an)
Telenovela Isaura
Lagu Suzanna
Madu dan Racun
Trio Detektif
Icuk Sugiarto
Pengeboman Candi Borobudur
Trie Utami
Krakatau
Iuran Televisi
Rambo
Si Huma
Mak Lampir
Pindy Pop
Serial The A Team
Serial Losmen
Sega
Bon Jovi
Kartu Kwartet
Aneka Ria Safari Eddy Sud
Tintin
Charlie's Angels
Tanjung Priok
Lima Sekawan (buku-buku Enid Blyton)
Malyda
Debbie Gibson
Lomba Cipta Lagu Remaja
Lupus
Lagu Bukit Berbunga
Ivana Lie
Gerhana matahari total
A-Ha
Serial The Cosby Show
Asterix
Flashdance
Anggun C Sasmi
Serial BJ and The Bear
Permen Cocorico
Serial Rumah Masa Depan
Serial ACI - Aku Cinta Indonesia
Tabloid Monitor
Kumkum
Lionel Richie
Komik Pak Janggut
JK Records
Atiek CB
Serial Oshin
Lagu The Final Countdown
Breakdance
We are The World (USA to Africa)
Si Unyil
Sepeda BMX
Catatan si Boy
Selecta Pop
Wafer Superman
Sanggar Cerita
Musibah KM Tampomas II
Sepatu Warior

ada yang mo nambahin?

*sumber: Kompas dan komunitas 80's
gambar nyomot di sini

Friday, May 23, 2008

Yes, we are sisters..

 Miya, Bunda Rina dan Mama Rima

Dari hari Minggu kemarin, kakak gue nomor 2, yang tinggal di Mataram pulang.. seneng bangeet.. secara udah lama ngga ketemu dan dia juga belum nengok kakak semenjak kakak lahir.. cerita segala macem deh, walaupun di Jakarta dia juga sibuk sama urusan temen-temen lamanya..

Yang namanya telpon rumah, sehari-hari jarang banget ribut, kali ini krang kring krang kring ikut seneng dia dateng.. maklum deh, kakak gue ini temennya banyaaak.. jadi dia dateng langsung aja ada reunian mendadak..

Kebetulan my oldest sister ngerayain 13 tahun perkawinannya.. uuhh ngga kerasa yaaa.. secara dia nikah waktu itu gue masih kuliah.. gue lebih sering dianggep anak bawang sama mereka berdua.. (cuma beda 2 tahun tuh mereka).. dan memang pada kenyataannya kalau kita foto bertiga, gue tuh gayanya paling ancur.. secara gue sama mereka beda 10 dan 8 tahun.. Paling sering gue dibilang anak pungut.. secara di rumah kalo udah gede, pasti dikasi dokumen-2 penting seperti akte kelahiran, rapot, disuruh simpen sendiri sama nyokap.. lhaa mereka kuliah gue kan masih SD..!

Mereka juga berkongsi berdua ngeledekin gue sampe gue nangis.. tapi biar bagaimanapun kita bertiga tuh dekeeeet banget..

Kita bertiga juga termasuk kategori telat nikah.. alias di atas 30 baru pada nikah.. dan sekarang, gue udah dianggap bagian dari mereka, dalam arti, gue udah dianggep "gede".. emang dari segi badan sih belum nyaingin mereka.. heheheee.. tapi mereka menganggap gue udah bisa diajak diskusi, tukar pikiran sampe curhat-curhatan.. apalagi sekarang gue juga udah punya kakakeni.. mereka lebih banyak kasi wejangan gimana membesarkan anak.. gue selalu melihat segi positif dari anak-anak mereka..

Ahh.. senangnya gue bakal menghabiskan masa tua gue nanti bersama mereka.. I love you both, sis..!

Jadi inget lagunya sister to sister jaman dulu.. Nyanyi bareng yuuuukkk...!

Keingetan sama kakak kamyu jugaaa? telpon aja gih..

She, won't get off the phone, she won't leave me alone
When I'm talking to that guy
She, can be a real nightmare, gets me to do her hair
And says it never turns out right
But then I put on a face, she can tell
Cause she knows me so well

Chorus
Closer than my closest friend, someone who will be there till the end
My sister, sister
Deeper than the deepest sea, no one loves you like your family
My sister, sister

She, reads my diary, she borrows clothes from me
And I never get them back again
And she (and she), locks the bath room door, says five minutes more
And an hour later i'm still not in
And sometimes we fight, every family does (oh yeah)
But that can't change our love

Closer than my closest friend, someone who will be there till the end
My sister, sister
Deeper than the deepest sea, no one loves you like a family
My sister, sister

To celebrate the good times, to help me through the hard times
To bring me down to earth, remind me what's important
And who comes first? Who comes first?
Gotta tell me who I'm talking 'bout
My sister, sister
(Oh yeah) and who comes first? Ain't no doubt about it
My sister, sister

She, watches out for me, I know she'l always be
By my side (by my side)

Closer than my closest friend, someone who will be there till the end
My sister, sister
Deeper than the deepest sea, no one loves you like a family
My sister, sister
Closer than friend, someone who will be there till the end
My sister, sister
Deeper than the deepest sea, no one loves you like a family
My sister, sister

Thursday, May 8, 2008

Memori Rumah Cibubur

Membuat gue menarik nafas di setiap ingatan gue mengenai Rumah Cibubur... dan sekarang, dengan berat hati gue menyadari kalau benar-benar ON SALE NOW...

Rumah Cibubur, dibeli bokap gue tahun 1974, tahun dimana gue lahir.. pada saat itu, rumah Kemiri lagi di-renovasi, dan kita sekeluarga pindah untuk sementara.. dan setelah renovasi selesai, rumah cibubur menjadi tempat hide-away yang nyaman, setiap hari sabtu-minggu kita semua pasti nginep di sana..

Pada saat itu tentu saja belum ada tol Jagorawi, perjalanan yang panjang menjadi kelihatan sejenak karena kegembiraan kita untuk selalu ada di sana..  Di hari sabtu-minggu itu, kita sekeluarga bisa ngapain aja..

Di jamannya TV masih hitam-putih, kita berkumpul untuk nonton acara-acara TVRI.. ngasi makan ayam, beternak ayam (bokap gue punya mesin untuk menetaskan telur), nyalain diesel kalau maghrib, baca-baca buku di perpustakaan pribadi, mompa air pake Dragon, main bulutangkis, naik kuda, main anjing.. dan sejuta kegiatan keluarga lain yang selalu dilakuin dengan semangat.. ngga pernah nolak kalau diajak ke Cibubur.. kita juga boleh ajak teman untuk nginap, main-main, ke sawah nyari kodok, main layangan.. hhggghhhh.. inget semua itu ngga kerasa air mata mengembang... how I missed all that moments..

Lalu, rumah cibubur direnovasi, dijadiin Club House lengkap dengan 2 lapangan tennis.. memang itu udah jadi cita-cita bokap untuk menghabiskan hari tua di rumah itu.. it's his paradise.. kalau ngga mau disebut heaven.. dia enjoy banget di sana..

Dan, bokap terkena stroke.. skarang udah ngga bisa lagi main tennis.. biarpun begitu, dia masih seneng banget bisa kongkow-kongkow sama temen-temen klub tenisnya.. dengan berat hati dia bilang kalau dia mau serius jual rumah ini..

Sekarang.. ngga ada lagi tanah lapang, ngga ada lagi rawa-rawa.. ngga ada lagi semua ruangan yang bikin gue kangen untuk ada di rumah cibubur.. semua udah dikomersialkan.. buku-buku di-packed, foto-foto dikumpulin..

Yang tersisa hanyalah sebuah club house dengan 2 lapangan tennis yang dikelilingi oleh pohon, menjadikan suasana yang teduh dan asri.. cocok banget buat pembeli yang ingin membuka usaha kursus-kursus, karena di bawah rumah ini ada perumahan Mekarsari Permai, Griya Cimanggis, Bukit Hijau, Lembah Hijau, Wisma Harapan dll..

Ayooo.. yang mau bantuin jualin juga boleh.. seperti biasa 2,5% komisi akan terbuka untuk diberikan.. lumayan kaan..

*ujung-ujungnya tetep jualan... dilema, antara pengen dijual atau ngga..

Thursday, May 1, 2008

Hanya seekor KUDA..

Jadi inget jaman dulu.. bokap pernah piara kuda di rumah cibubur, namanya Cantik.. dikasi sama temennya.. terus, kita semua diajarin naik kuda.. begitu udah pada bisa, langsung deh diajak liburan ke Gunung Bromo.. dari bawah sampe atas gue sekeluarga naik kuda.. hhmmm.. kenangan yang indaaaaahh banget... kangen naik kuda lagi..

Cantik pernah dikawinin, dibawa ke pulomas tempat kuda (masih ada ngga yaaa?) trus, bunting dan punya anak yang lahir pas hari Paskah, jadi dikasi nama Pasqual.. (keren yaa..) tapi si Pasqual pas umur sekitar beberapa bulan metong duluan, kena tetanus belum sempet di-vaksin.. Sekarang, si Cantik juga udah metong.. (ngga tau kenapa akhir-2 ini gue seneng banget pake istilah ini gara-2 si Irfan Hakim di Ngelenong Yuk.. huuhh)

Sebelum metong, Cantik dipindahin bokap ke Cibogo, diasuh sama penjaga kuda namanya pak Maman, kalau kangen, kita dateng ke sana cuma sekedar ngasi makan, sama foto-foto.. soalnya sejak dipindahin, Cantik udah ngga terlalu jinak lagi sama kita, jadi pak Maman takut kalau dinaikin malah dia marah.. memang dia cantik.. jadi kangen sama si Cantik.. Cantik mati karena memang udah tua.. waktu mati umurnya sekitar 10 taunan.. (atau lebih?)

Malam ini, gue inget Cantik, cuma gara-gara baca berita ada kuda mati di Malioboro, dikarenakan kelelahan bawa turis di hari libur kemarin.. mana kudanya lagi hamil 7 bulan.. justru mungkin karena lagi hamil bawaannya lebih capek dari ngga hamil.. tau deh.. bukan dokter hewan sih..

Jadi melo.. kasian tuh kuda.. kasian lagi pak kusir-nya.. mungkin dia berpikir, besok gimana cari makan? nguburin tuh kuda dimana yaaa? apa besok banting setir (atau buang pecut kali lebih pas) jadi supir becak? semoga pak kusir andong diberi rejeki besok..

* foto-foto cantik belum di-scan.. sementara minjem di sini dulu yaaa..