Tahun baru kali ini, gue lewati dengan derita pusing luar biasa dan "sakit pinggang" gara-gara udah ngga tahan mo main boling hari Selasa kemaren, ternyata main 5 game aja langsung encok kumat.. huuuu.. walhasil, kamar bau koyo dan minyak kayu putih...
skarang pusing udah ilang, tinggal sakit pinggangnya masih lumayan.. ditakut-takutin temen kalo dibiarin bisa jadi syaraf kejepit dan musti fisioterapi.. huuuhhh...
Oya, buat temen-temen semua, Happy New Year yaaa.. ini ada catetan Happy New Year in other languages
Waktu gue lagi ngobrol-ngobrol sama temen-temen seputar perkembangan anak, ada seorang perempuan pekerja (yang disini ngga gue bilang temen, secara emang ngga terlalu deket) ikutan nimbrung..
*Sebelumnya, no offense buat working mom yaaa.. dan gue juga ngga against susu formula, gue hanya seorang ibu yang bangga bisa memberikan ASI sampai saat ini, kakaKeni udah 1 tahun lebih...*
PP (Perempuan Pekerja): Keni susunya apa mbak? IRT (Ibu Rumah Tangga) alias gue: mainly sih ASI, tapi skarang udah UHT
PP: lohh, ngga pake formula? IRT: enggak, emang ngga berencana pake susu formula, ASI aja
PP: lah, trus buat KECERDASAN OTAK-nya dari mana?? IRT: (heehhh??- langsung panas) emang tau dari mana kalau susu formula bisa bikin otak cerdas?? AA?? DHA dan bla bla blaa?? lu tau dari mana kalo AA-DHA susu formula bikin otak cerdas? dari IKLAN kaaaaannn?? lu pikir ASI ngga ada AA-DHA? tau ngga kalo susu formula tuh udah melewati beberapa macem proses sehingga dia jadi bubuk? dibanding UHT yang masih murni susu cair?? tau ngga kalo di beberapa negara tuh susu formula harus dibeli dengan resep dokter? bayi tuh biar cerdas otaknya perlu distimulasi, biar minum susu formula berbotol-botol tapi dicuekin, ngga diperhatiin, ngga pernah diajarin atau diajak main juga susah jadi cerdas... bla bla bla bla bla blaaaaa.... *emosi tingkat tinggi
tu orang langsung mlipir.. takut..
aduuuhhh mbak, plis deh.. kalo lu merasa susu formula lah yang terbaik buat bayi lu, jangan ajak-ajak gue yang pro-ASI ini untuk pake susu formula juga buat anak gue.. mind your own business,darling...!!
http://www.photofunia.com Niat jadi artis ngga kesampean? Pengen masuk koran selain Pos Kota? atau digila-gilai (gila..gilaa..gilaa) sama Victoria "Posh" Beckham atau Paris Hilton?
Di website ini, kamu bisa puas-puasin bernarsis diri.. mau jadi tahanan yang ngga makan 6 hari, bisa.. mau jadi model untuk di-sketch wajahnya, bisa.. mau mejeng di billboard, bisa juga.. tinggal pilih dari berbagai macam template yang ada..
Gara-gara ada yang posting mengenai proses pembuatan lagu ini yang dibahas di buku memoire-nya Chrisye by Alberthiene Endah, gue jadi inget pertama kali denger lagu ini, justru bukan dari sang maestro nya..
waktu itu gue masih di choir TNT, dan yang nyanyiin Reza Artamevi(r)a.. sumpah, pertama denger lagu ini, bawaannya pengen nangis!! merinding teruuuuuuusss...
and it STILL happens sampai sekarang...
Subhanallah...
Penyair Taufiq Ismail menulis sebuah artikel tentang Krismansyah Rahadi (1949-2007) di majalah sastra HORISON.
KETIKA MULUT TAK LAGI BERKATA TAUFIQ ISMAIL
Di tahun 1997 saya bertemu Chrisye sehabis sebuah acara, dan dia berkata, "Bang, saya punya sebuah lagu. Saya sudah coba menuliskan kata-katanya, tapi saya tidak puas. Bisakah Abang tolong tuliskan liriknya?" Karena saya suka lagu-lagu Chrisye, saya katakan bisa. Saya tanyakan kapan mesti selesai. Dia bilang sebulan. Menilik kegiatan saya yang lain, deadline sebulan itu bolehlah. Kaset lagu itu dikirimkannya, berikut keterangan berapa baris lirik diperlukan, dan untuk setiap larik berapa jumlah ketukannya, yang akan diisi dengan suku kata. Chrisye menginginkan puisi relijius. Kemudian saya dengarkan lagu itu. Indah sekali. Saya suka betul. Sesudah seminggu, tidak ada ide. Dua minggu begitu juga.
Minggu ketiga inspirasi masih tertutup. Saya mulai gelisah. Di ujung minggu keempat tetap buntu. Saya heran. Padahal lagu itu cantik jelita. Tapi kalau ide memang macet, apa mau dikatakan. Tampaknya saya akan telepon Chrisye keesokan harinya dan saya mau bilang, " Chris, maaf ya, macet. Sori." Saya akan kembalikan pita rekaman itu.
Saya punya kebiasaan rutin baca Surah Yasin. Malam itu, ketika sampai ayat 65 yang berbunyi, A'udzubillahi minasy syaithonirrojim."Alyauma nakhtimu'alaa afwahihim, wa tukallimunaaidhihim, wa tasyhadu arjuluhum bimaa kaanu yaksibuun" saya berhenti. Maknanya, "Pada hari ini Kami akan tutup mulut mereka, dan tangan mereka akan berkata kepada Kami, dan kaki mereka akan bersaksi tentang apa yang telah mereka lakukan." Saya tergugah. Makna ayat tentang Hari Pengadilan Akhir ini luar biasa!
Saya hidupkan lagi pita rekaman dan saya bergegas memindahkan makna itu ke lirik-lirik lagi tersebut. Pada mulanya saya ragu apakah makna yang sangat berbobot itu akan bisa masuk pas ke dalamnya. Bismillah. Keragu-raguan teratasi dan alhamdulillah penulisan lirik itu selesai. Lagu itu saya beri judul Ketika Tangan dan Kaki Berkata.
Keesokannya dengan lega saya berkata di telepon," Chris, alhamdulillah selesai". Chrisye sangat gembira. Saya belum beritahu padanya asal-usul inspirasi lirik tersebut. Berikutnya hal tidak biasa terjadilah. Ketika berlatih di kamar menyanyikannya baru dua baris Chrisye menangis, menyanyi lagi, menangis lagi, berkali-kali.
Di dalam memoarnya yang dituliskan Alberthiene Endah, Chrisye " Sebuah Memoar Musikal, 2007 (halaman 308-309), bertutur Chrisye: Lirik yang dibuat Taufiq Ismail adalah satu-satunya lirik dahsyat sepanjang karier, yang menggetarkan sekujur tubuh saya. Ada kekuatan misterius yang tersimpan dalam lirik itu. Liriknya benar-benar mencekam dan menggetarkan. Dibungkus melodi yang begitu menyayat, lagu itu bertambah susah saya nyanyikan! Di kamar, saya berkali-kali menyanyikan lagu itu. Baru dua baris, air mata saya membanjir. Saya coba lagi. Menangis lagi. Yanti sampai syok! Dia kaget melihat respons saya yang tidak biasa terhadap sebuah lagu.
Taufiq memberi judul pada lagu itu sederhana sekali, Ketika Tangan dan Kaki Berkata. Lirik itu begitu merasuk dan membuat saya dihadapkan pada kenyataan, betapa tak berdayanya manusia ketika hari akhir tiba. Sepanjang malam saya gelisah. Saya akhirnya menelepon Taufiq dan menceritakan kesulitan saya. "Saya mendapatkan ilham lirik itu dari Surat Yasin ayat 65..." kata Taufiq. Ia menyarankan saya untuk tenang saat menyanyikannya. Karena sebagaimana bunyi ayatnya, orang memang sering kali tergetar membaca isinya.Walau sudah ditenangkan Yanti dan Taufiq, tetap saja saya menemukan kesulitan saat mencoba merekam di studio. Gagal, dan gagal lagi. Berkali-kali saya menangis dan duduk dengan lemas. Gila! Seumur-umur, sepanjang sejarah karir saya, belum pernah saya merasakan hal seperti ini. Dilumpuhkan oleh lagu sendiri!
Butuh kekuatan untuk bisa menyanyikan lagu itu. Erwin Gutawa yang sudah senewen menunggu lagu terakhir yang belum direkam itu, langsung mengingatkan saya, bahwa keberangkatan ke Australia sudah tak bisa ditunda lagi. Hari terakhir menjelang ke Australia, saya lalu mengajak Yanti ke studio, menemani saya rekaman. Yanti sholat khusus untuk mendoakan saya.Dengan susah payah, akhirnya saya bisa menyanyikan lagu itu hingga selesai. Dan tidak ada take ulang! Tidak mungkin. Karena saya sudah menangis dan tak sanggup menyanyikannya lagi. Jadi jika sekarang Anda mendengarkan lagu itu, itulah suara saya dengan getaran yang paling autentik, dan tak terulang! Jangankan menyanyikannya lagi, bila saya mendengarkan lagu itu saja, rasanya ingin berlari! Lagu itu menjadi salah satu lagu paling penting dalam deretan lagu yang pernah saya nyanyikan. Kekuatan spiritual di dalamnya benar-benar meluluhkan perasaan. Itulah pengalaman batin saya yang paling dalam selama menyanyi.
Penuturan Chrisye dalam memoarnya itu mengejutkan saya. Penghayatannya terhadap Pengadilan Hari Akhir sedemikian sensitif dan luarbiasanya, dengan saksi tetesan air matanya. Bukan main. Saya tidak menyangka sedemikian mendalam penghayatannya terhadap makna Pengadilan Hari Akhir di hari kiamat kelak. Mengenai menangis menangis ketika menyanyi, hal yang serupa terjadi dengan Iin Parlina dengan lagu Rindu Rasul. Di dalam konser atau pertunjukan, Iin biasanya cuma kuat menyanyikannya dua baris, dan pada baris ketiga Iin akan menunduk dan membelakangi penonton menahan sedu sedannya. Demikian sensitif dia pada shalawat Rasul dalam lagu tersebut.
* * Setelah rekaman Ketika Tangan dan Kaki Berkata selesai, dalam peluncuran album yang saya hadiri, Chrisye meneruskan titipan honorarium dari produser untuk lagu tersebut. Saya enggan menerimanya. Chrisye terkejut. "Kenapa Bang, kurang?" Saya jelaskan bahwa saya tidak orisinil menuliskan lirik lagu Ketika Tangan dan Kaki Berkata itu. Saya cuma jadi tempat lewat, jadi saluran saja. Jadi saya tak berhak menerimanya. Bukankah itu dari Surah Yasin ayat 65, firman Tuhan? Saya akan bersalah menerima sesuatu yang bukan hak saya. Kami jadi berdebat. Chrisye mengatakan bahwa dia menghargai pendirian saya, tetapi itu merepotkan administrasi. Akhirnya Chrisye menemukan jalan keluar.
"Begini saja Bang, Abang tetap terima fee ini, agar administrasi rapi. Kalau Abang merasa bersalah, atau berdosa, nah, mohonlah ampun kepada Allah. Tuhan Maha Pengampun 'kan?" Saya pikir jalan yang ditawarkan Chrisye betul juga. Kalau saya berkeras menolak, akan kelihatan kaku, dan bisa ditafsirkan berlebihan. Akhirnya solusi Chrisye saya terima. Chrisye senang, saya pun senang.
* *
Pada subuh hari Jum'at, 30 Maret 2007, pukul 04.08, penyanyi legendaris Chrisye wafat dalam usia 58 tahun, setelah tiga tahun lebih keluar masuk rumah sakit, termasuk berobat di Singapura. Diagnosis yang mengejutkan adalah kanker paru-paru stadium empat. Dia meninggalkan isteri, Yanti, dan empat anak, Risty, Nissa, Pasha dan Masha, 9 album proyek, 4 album soundtrack, 20 album solo dan 2 film. Semoga penyanyi yang lembut hati dan pengunjung masjid setia ini, tangan dan kakinya kelak akan bersaksi tentang amal salehnya serta menuntunnya memasuki Gerbang Hari Akhir yang semoga terbuka lebar baginya.
Hari gini masih musim aja iklan dengan gaya matrix, bukannya udah kuno banget yaa?
tapi bukan itu yang pengen gue bahas, agak ngeganggu dikit aja..
scene iklan ini ada 2 orang anak (laki-laki dan perempuan) yang sedikit berargumentasi mengenai apa yaa? pokoknya si kakak (atau adik) laki bilang ilmiah, yang perempuan bilang "alami".. nah, si anak perempuan ini, ngotot bilang alami tapi alamak.. RAMBUTNYA warna MERAH!!..
Waktu nemenin nyokap belanja ke Hero, gue liat ada buku yang catchy di samping kasir tulisannya segede gambreng "Katalog SUPER HEMAT".. kirain buku apaan, ngga taunya isinya adalah kumpulan kupon dan potongan harga untuk barang-barang (yang katanya sih)senilai lebih dari Rp 5 juta.. buku ini dibandrol dengan harga Rp 10.000 alias 10 rebu saja..
iseng-iseng gue beli deh, dengan harapan gue nantinya bakal bisa menghemat (paling ngga) bisa lebih dari Rp 10ribu.. (ngga mo rugi dooong)
Produknya macem-macem, mulai dari elektronik, furnitur, peralatan rumah tangga, tekstil/garment, perawatan mobil/motor, peralatan olah raga, mainan dan alat tulis, kebutuhan balita, makanan, non makanan sampai produk kesehatan dan kecantikan..
Malemnya, gue dengan rajin menggunting-gunting barang-barang yang gue pengen beli.. asik banget lhooo, belum lagi nulis satu persatu nama, alamat dll di belakang kupon, karena nantinya akan diundi untuk menangin 1 (satu) unit LG TV LCD 42", atau 4 paket voucher belanja sejuta selama setaun atau 495 voucher belanja senilai Rp 250ribu.. yaahh, namanya juga orang iseng ngga punya kerjaan.. ngeliatin satu demi satu produk yang mau kita beli bikin semangat belanja deh..
Besoknya, gue belanja di Giant Plaza Semanggi, ketauan banget sih, mereka belum sepenuhnya siap dengan promo ini.. beberapa karyawan masih pada bingung nanya sana sini.. dan setelah gue perhatiin, ada beberapa kupon yang tidak mencantumkan nilai diskon tapi cuma ada tulisan "Harga Spesial" yang mana ternyata, tidak ada bedanya dengan harga yang tercantum di rak-nya.. jadi, maksudnya "Harga Spesial" tuh apa yaaaa?? gue bahkan sempet nanya dengan supervisor kasirnya, dia pun juga bingung.. jawaban yang dikasi ke gue adalah "ini harga spesial maksudnya ibu bisa masukkin kupon untuk ikut undian".. teeeettttt... ngga ada relevansi-nya..!! yang namanya harga spesial menurut perumpamaan geblek gue adalah harga yang "spesial" alias beda dengan harga yang ditawarkan oleh orang yang berbelanja tanpa menggunakan kupon.. (fiiuhhh..) bisa lebih mahal atau lebih murah..
Pas di kasir, orangnya juga masih agak-agak bingung dengan kupon yang gue kasi.. mekanisme-nya, kupon harus di-validasi kasir.. (ribet yakk) setelah selesai gue belanja, diliat potongan harga-nya berapa, langsung deh dikurangin.. cuma gue kurang sreg karena kupon diambil sama kasirnya.. kan kita ngga tau tu kupon inget ngga diikutin undian apa ngga sama kasir (*pikiran negatif yang ngga perlu...)
Minggu depannya, gue belanja di tempat yang sama, tapi kali ini lebih ribet lagi dan lebih lama, jadi satu persatu kupon divalidasi, barang yang udah di-scan di void lagi, trus ditambah lagi sama potongan harga yang tercantum di kupon.. halllahh.. kok jadi lebih ribet yaaa.. tapi paling ngga kali ini mereka udah lebih siap dan ngga ada tanya kiri-kanan lagi.. kali ini, kupon digunting sama mbak kasir dan kita yang masukkin ke kotak undian.. (ini lebih siiip)
oiya, promo Katalog Super Hemat ini hanya dari tanggal 30 Oktober 2008 - 31 Desember 2008.. yang lebih menyenangkan, kupon potongan harganya juga berlaku pada saat barang yang dimaksud sedang promosi.. asiikk kaaan...