Showing posts with label cerita. Show all posts
Showing posts with label cerita. Show all posts

Friday, October 29, 2010

Menyoal sebuah Kejujuran

 
Setiap hari Minggu, mama selalu membeli salah satu makanan favoritku.. bacang, kalau favoritku adalah bacang nasi, ayahku lebih senang bacang ketan. Yang menyenangkan adalah, ada seorang bapak tukang bacang yang selalu setia lewat di depan rumah, hanya pada hari Minggu. Tiada hari Minggu yang terlewati tanpa membeli bacang enak ini. Oiya, bapak ini punya 2 jenis bacang, yang beras dan yang ketan. Yang dari nasi ditandai dengan pita kuning, sementara yang ketan, ditandai dengan pita merah.



Suatu hari, rupanya bapak bacang dipanggil oleh banyak pembeli, sehingga bacang beras yang ditandai pita kuning pun habis.. (setidaknya begitu menurut mama yang tidak melihat bacang dengan pita kuning).. saat itu akhirnya mama memutuskan untuk membeli bacang ketan saja, sambil bertanya pertanyaan yang tidak penting (karena sudah tau jawabannya)"yang beras habis ya bang?"..
tak disangka si abang berkata,"ooh.. yang ini beras bu" sambil memberi mama bacang dengan pita merah.
Mama lalu berkata,"yang merah bukannya ketan ya bang?"ujarnya ragu
lalu si abang berkata,"oohh ini cuma talinya aja bu, tapi isinya beras"
akhirnya, mama yang tadinya hanya ingin membeli sedikit, akhirnya membeli "bacang beras" yang disodorkan si abang.

Setelah abangnya pergi, saya pun mencari bacang beras seperti biasa, tak melihat pita berwarna kuning, lalu saya bertanya,"mam, yang beras habis ya?". Mama pun bilang bahwa yang pita merah itu isinya beras.. setengah tak percaya, saya pun membuka bacangnya.. seperti yang sudah diduga sebelumnya, bacang yang dijual ternyata memang bacang yang terbuat dari ketan, bukan beras seperti yang abangnya bilang.. tanpa ba bi bu lagi hari-hari Minggu kini tak ada lagi bacang yang nangkring di atas meja seperti biasa.. alias mama pun malas memanggil tukang bacang yang tukang bohong itu..

Gambar menyomot semena-mena dari sini

Friday, June 11, 2010

Si Untung

Kalau ngeliat acara TV, Super Deal 2 Milyar, gue rasa kita semua akan setuju kalau ini adalah contoh nyata dari kalimat "rejeki ngga kemana" atau "rejeki Tuhan yang atur".. walaupun diatur dalam bentuk game-show, tapi proses pemilihan hadiah memang menjadi bagian yang menarik.. Entah itu memang udah rejekinya dia atau hoki (keberuntungan) sedang berpihak padanya, tak jarang jutaan rupiah pun dengan mudah ada di tangan..

Waktu masih part-time di salah satu perusahaan konstruksi, gue pernah punya boss yang termasuk dari orang-orang yang beruntung.. konon, seisi rumahnya didapat dari undian.. mulai dari kulkas, TV, kompor gas dll.. bahkan, gue sempat menjadi saksi keberuntungan dia.. pada saat itu ada acara jalan sehat karyawan sekantor dengan door price utamanya adalah sebuah sepeda.. dan seperti memang sudah ditebak, beliau lah yang dapat sepedanya.. betapa beruntungnya dia..

Saat kerja di tempat lain, sebuah perusahaan telekomunikasi, gue pun ketemu lagi dengan orang yang beruntung.. si mbak cantik ini dapat door price sepeda motor dari sebuah acara pameran.. tidak sampai disitu aja, saat pertandingan Piala Dunia tahun 2006 lalu, kami semua ikut "taruhan" dengan cara:
menulis semua nama negara peserta di kertas, kemudian digulung seperti kocokan arisan, kemudian kamipun mengambil kertasnya tanpa mengetahui negara mana yang kami dapat. Teman-teman yang dapat Brasil, Perancis, Spanyol pun sudah tertawa duluan, membayangkan uang yang bakal didapat di akhir pertandingan, ternyata, sudah ditebak, si mbak yang tadinya pesimis mendapat negara YUNANI, ternyata dia juaranya.. *speechless..

nah gue?? hhmmm, sudah pasti rejeki gue ngga dari situ.. kalau di supermarket ada undian dari membeli suatu produk, sudah pasti gue akan tanya, hadiah termurahnya apa.. karena udah pasti gue akan dapat itu , mungkin memang rejeki akan datang ke gue dengan kerja keras, tanpa mengharapkan "duit jatuh dari langit".. lain halnya dengan suami.. Alhamdulillah, nama suami pernah menang sepeda dari acara pameran komputer.. rejekii..

Tapi yang terpenting adalah, seberapa pun rejeki yang kita dapat hari ini, selalu ingat bahwa ada campur tangan Tuhan di dalamnya.. Alhamdulillahirobbilalamiin...

*gambar nyomot dengan semena-mena di sini

Saturday, February 13, 2010

Week 30: Menunggu Mukjizat Alloh

Sabtu, 6 Februari 2010, gue cek bulanan ke Obgyn sepulang antar kakaKeni pulang sekolah.. ngga ada firasat apapun, kehamilan gue berjalan sehat dan selamat, sampai dokter menemukan "keanehan" di janin gue..

Dokter melihat perkembangan paru-paru yang kurang sempurna, dikarenakan di rongga dada-nya ada cairan yang menyebabkan perkembangan paru tertahan.. dalam bahasa medis, diagnosanya adalah Hydrops Fetalis

Sesaat setelah penemuan itu, gue langsung dirujuk ke dokter obgyn yang juga spesialis USG, untuk menginvestigasi lebih lanjut seperti apa kondisi sebenarnya..
Sama seperti yang telah diketahui dokter sebelumnya, memang ada penumpukan cairan di rongga dada, perut dan dibawah kulit adik bayi.. jadi, kondisinya sekarang seperti mengalami pembengkakan.. dan yang membuat jantung gue serasa copot ke kaki adalah pada saat dokter mengatakan, hampir 80% bayi yang mengalami syndrom ini, tidak akan selamat..
Astaghfirullah aladziiim...

Membayangkan bayi yang masih aktif bergerak di dalam perut gue, mempunyai kemungkinan yang sangat kecil untuk hidup.. aaahhh.. pada saat itu, gue hanya bisa nangis, nangis dan nangis.. memang ini adalah kenyataan yang harus dihadapi..

Penyebab utamanya memang masih harus dicari, apabila penyebabnya dari sistem imun tubuh, yaitu perbedaan darah antara gue dan bayi, sangat besar kemungkinannya bayi tidak akan selamat.. tetapi, apabila penyebabnya dari luar sistem imun tubuh, ada usaha-usaha yang harus dilakukan untuk menyelamatkan bayi..

Setelah pemeriksaan malam itu, gue kembali lagi ke dokter yang pertama, mereka merujuk gue ke seorang dokter lagi yang praktek di RSCM, yang keahliannya menangani bayi-bayi dengan kasus ini.. so, hari selasa, jam setengah 7 pagi gue udah nongkrong di RSCM, walaupun baru dipanggil jam 10.30, gue sedikit lega mendapat kabar, bahwa sebenarnya bukan paru-paru yang mengecil tapi karena ada cairan berlebih maka rongga dada yang melebar.. ukuran paru-parunya bisa dikatakan normal, tapi ketidak normalan tetap ada di cairan yang ada di sekujur tubuhnya.. dokter RSCM menyarankan gue untuk menjalani tes darah, agar diketahui penyebab pasti mengapa hal ini terjadi.. Karena apabila cairan di dalam tubuhnya diambil pun, hal itu sangat sulit sekali, karena memang hanya ada celah yang sangat sempit untuk menyedot cairannya.. dan selama masih ada di dalam kandungan, dia akan baik-baik aja, karena memang semua fungsi tubuhnya berjalan dengan baik, tapi yang memberatkan adalah pada saat dia lahir dan harus berjuang dengan paru-parunya sendiri..

Jadilah hari Rabu, gue tes darah.. ada beberapa item yang diperlukan termasuk pengambilan darah untuk Tes Toleransi Glukosa.. buat yang pernah menjalani tes ini.. gue rasa ini tes terberat yang bisa gue jalani selama cek darah.. ada 3 tahapannya, pertama, gue diambil darahnya (dalam keadaan puasa).. kemudian gue disuruh nunggu 2 jam untuk diberi cairan gula.. perlu dicatat, cairan gula ini terdiri dari air 100ml yang diberi gula sebanyak 75gram.. silakan bayangkan seperti apa rasanya...
sehabis minum cairan gula, gue disuruh menunggu lagi 2 jam untuk kembali diambil darahnya...

Hasil pemeriksaan darah yang tadinya dijadwalkan selesai hari Sabtu, to my surprise hari Kamis sore sudah selesai.. jadilah hari Jumat gue pergi lagi ke dokter untuk mengetahui treatment apa yang selanjutnya harus gue jalani, demi anak gue...

Selain itu, gue juga memperbaiki pola makan gue yang selama ini kurang memperhatikan nilai-nilai gizi, sekarang gue lebih banyak makan yang berprotein tinggi..
Gue berprinsip, gue harus tegar dan tabah.. selama adek bayi masih ada di dalam perut gue, segala upaya dan usaha sampai titik darah penghabisan akan gue jalanin, apapun yang harus gue lakukan demi memperbesar kemungkinan hidupnya akan gue jalanin.. gue hanya bisa berusaha semaksimal mungkin, berdoa dan tentu saja selanjutnya gue pasrahkan kepada Sang Pencipta..

Ternyata, hasil cek darah semua bagus, hanya ada 3 item yang punya "bintang".. terutama adalah HB gue ternyata hanya 9 dari batas normal 12 (/15?).. setelah dokter gue konsultasi lagi ke dokter RSCM, akhirnya gue akan diobservasi seminggu ini, dan diharuskan diinfus 3x dalam minggu ini, dengan cairan yang bernama Venofer.. langsung hari Jumat itu gue diinfus yang pertama kali.. selanjutnya dijadwalkan hari Senin dan Kamis depan..

Alhamdulillah dengan mengucap syukur kepada Alloh, hari Sabtu kemarin gue masih bisa selametan nujuh bulanin adek bayi.. support dari keluarga sangat berarti buat gue.. kita kemarin sama-sama berdoa, agar adek bayi selamat pada saat lahir nanti... tentu saja gue juga sounding ke dokter anak yang nantinya akan menangani pada saat dia lahir..

Buat teman-teman yang pernah punya atau dengar kasus seperti ini, monggo, bisa disharing.. sekarang ini gue sudah pasrahkan semuanya.. apabila tidak keberatan, mohon bantu doa..

Sunday, January 17, 2010

Bau Kue(tek)

Pernah punya temen yang punya bau badan ngga sedap? bingung yaah kadang-kadang, gimana ngasi taunya.. soalnya terkadang si empu-nya badan ngga sadar kalo dirinya tuh bau.. mau ngasi tau secara terang-terangan, takutnya dia malah tersinggung, mau secara tersirat, malah ngga ngerti juga.. repot kaan..

kakaKeni, yang sekarang lagi hobi niruin orang, suka gue giniin "iihh.. kaka udah mandi beluum, keteknya bau aseeem niiih".. trus dia cengenges-cengenges deh.. antara geli denger kata "ketek bau asem" atau emang geli kadang sambil gue kelitikin..

nah, sekarang, si kaka lagi hobi banget dibalurin beras kencur tiap malem, sama si mbak.. pokoknya ritualnya abis makan malem, beras kencur udah harus siap, kalo enggak pasti deh ribut tu anak.. ngga ngerti dapet wangsit dari mana tu anak, musti di beras kencur.. emang sih si niang yang pertama kali ngenalin dia sama beras kencur, udahannya malah ketagihan..

nah, waktu si mbak lagi ngolesin di kaki, tangan, perut, dia sih santai aja.. nah, abis itu dia kan ditengkurepin, biar punggungnya diolesin juga, karena posisi kepala dia pas dibawah ketek si mbak, dengan ketus si kaka ngomong
"maak, jangan gitu dooong.. keteknya bau asem"
yang mana gue tau sebenernya si mbak nih ngga bau asem sama sekali.. huuuhhh.. ikut-ikutan aja ngomong bau asem...

speaking of ngasi tau orang lain yang bau, mungkin malah cara si mbak bisa dicoba..
jadi ceritanya, supir baru kita, ternyata lumayan bau kue(tek).. pas pulang dari nganter papa, beliau agak cengar-cengir sambil bilang supirnya rada bau.. hhmmm.. alamat pake masker nih kalo disupirin.. pikir gue..

terus, ngegosiplah kita bilang kalo pak supir rada bau asem.. abis itu, si mbak biasa deh.. sok ngobrol sama pak supir.. trus dia nanya, gimana pak, nyupirin bapak..? si pak supir bilang, yaaa.. biasalah mbak.. masih grogi..
eehhh si mbak ngga tau gokil atau latah dia malah ngomong,"ooooohhh... masih bau grogi??"
apaaaaa cobaaa?? abis ngomong gitu dia malah ketawa ngakak sendiri.. geblek!

nah, ternyata mungkin si pak supir nyadar yaa.. besoknya, asliiii ngga bau lagi lhooohh... mungkin pulang ke rumah langsung nyuruh bininya ngerebus sirih kaleeeeeee....

Wednesday, December 23, 2009

Happy (Belated) Mother's Day!!

Sebagai seorang ibu dari seorang anak centil yang baru berusia 2 taun, gue merasa setiap hari ibu (padahal baru 2 kali ) ngga ada yang spesial.. karena tiap hari pun gue ngerasa spesial kalau dia lagi bermanja-manja sama gue... Pagi-pagi gue juga "cuma" cium pipi nyokap kiri kanan sambil bilang, Selamat Hari Ibu ya mam.. terima kasih sudah mau jadi ibu saya.. heheheeee...

Menyoal hari ibu, gue yakin banget, ngga ada ibu di dunia ini yang pingin anaknya celaka atau sengsara.. tapi tanpa disadari, mungkin ada sekitar 5 persen dari ibu-ibu ini yang ternyata tega mencelakakan atau bahkan mengabaikan anaknya..
Misalnya:
1. Yang paling ekstrim, ibu yang menyiksa anak kandungnya.. Astaghfirullah aladziiiimm... mau ngga mau pada kenyataannya memang ada ibu yang seperti itu..
2. Ibu yang menjual anak kandungnya.. karena masalah ekonomi, ibu ini tega menjual anaknya ke beberapa hidung belang.. bahkan konon keperawanan si anak dijual dengan harga 5 juta rupiah..
3. Ibu yang "secara tidak sengaja" mencelakakan anak

Poin ke 3 ini yang lumayan sering gue liat.. dari mana lagi kalau bukan dari lingkungan sekitar rumah.. selain banyak anak kecil yang naik motor tanpa pengamanan, ternyata banyak juga ibu-ibu yang membonceng anak dengan menempatkan anak di depan yang 99% tidak ada yang dipakaikan helm.. bukannya apa-apa, gue miris ngeliat si anak harus berjuang dari terpaan angin, belum lagi matanya pasti kelilipan debu.. dada anak kan belum sekuat dada orang dewasa, lha wong yang dewasa aja kayak suami gue pernah kena stroke ringan gara-gara kena angin malem naik motor.. (menurut dokternya).. gimana anak kecil sekitar umur 3-6 taunan?? malah tetangga di Bali ada yang anaknya sampai muntah darah.. katanya juga karena angin akibat sering dibonceng di depan... ternyata secara tidak disadari, ibu ini mem"bemper"i dirinya dari angin dengan anaknya.. miris kaan...

Karena gue juga ibu rumah tangga, setiap gue nganter kakaKeni sekolah, gue juga "berteman" dengan nanny-nanny anak yang diantar.. gue maklum kalau memang si ibu bekerja.. yang membuat gue sedikit sedih, di hari Sabtu pada saat si ibu tidak bekerja pun, si anak ditemani oleh sang nanny.. dan si ibu dengan asiknya ber"bb" di pojokan, yang melambai ke anak hanya apabila si anak memanggil dengan malas.. duuhhh...
betapa dia ngga menyadari, hanya sedikit waktu kita untuk bisa bersama anak kita.. banyak teman-teman yang bekerja mengeluh bahkan iri sama gue, karena mereka merasa belum meluangkan waktu yang cukup untuk anak-anaknya.. tapi ini? semoga teman-teman gue ngga ada yang seperti ini...


Well, tanpa disadari, Kenisha mengajarkan gue banyak hal.. dia udah mulai gede, mulai bisa protes, mulai ceriwis, yang pada akhirnya, sebagai seorang ibu, betapa gue baru menyadari banyaknya kekurangan gue sebagai seorang anak.. menjadi ibu adalah hal tersulit dalam hidup gue, tapi gue banyak belajar dari mama gue, yang baik gue ambil, yang jelek ngga gue ikutin.. gue hanya bisa berterima kasih atas semua ajaran yang pernah mama beri buat gue, ngga lupa yang terpenting, berterima kasih kepada Alloh, untuk seorang ibu yang luar biasa...

I Love You Mom..

Monday, December 7, 2009

Mama Menang Yamaha Mio!

Siang-siang yang panas, waktu lagi nungguin kakaKeni tidur, si mama tiba-tiba manggil keluar dari kamar,"Deeeeeeeeeeeeeee... mama ditelpon sama Telkom, katanya menang motor"..
gue yang lagi asik-asik main Rollercoaster Ride, ngangkat pantat dengan sangat malas.. hhmmm, another penipuan lagi, pikir gue langsung.. maklum, dasar manusia kan pikiran negatifnya nongol duluan..

Trus, ceritalah si mama, katanya orang Telkom nelpon bahwa telepon rumah di Cibubur menang Rejeki Tumpah nya Telkom.. mama katanya harus menghubungi seseorang dengan nama Bapak Haji Suhendar di nomor telepon 50296343.. gue semakin curiga, karena modus operandi kita diharuskan menelepon nomor tertentu juga udah common di dunia per-ndobos-an..

Mama langsung nyuruh gue untuk nelpon ke nomor tersebut, tapi gue ngga mau, soalnya banyak juga yang pernah terhipnotis lewat telepon, nanti kita disuruh ke ATM lah, suruh ini itu lah.. jadi, gue bilang yaa mama aja yang nelpon.. tapi okelah, karena mama agak sedikit "ngotot" akhirnya gue ikut mendengarkan percakapan mereka..

Awalnya, si bapak haji ini (nanti di akhir cerita gue kasi tau kenapa gue menekankan kata"haji" disini) "pura-pura" mengecek (kedengeran dari suara kertas yang dia bolak-balik) apakah benar mama adalah pemenang Yamaha MIO.. dan dia mengucapkan selamat bahwa memang benar mama adalah pemenang ke-2 dari Telkom.. hhmmm.. oke...
lalu dia bilang, kami tidak memungut biaya apapun, ibu siapkan saja:
1. Fotokopi KTP
2. Fotokopi tagihan terakhir
3. Ibu harus membantu untuk promosi program yaitu dengan membeli voucher Simpati nominal Rp 100.000,- sebanyak 4 buah..
DUUUUAAAAAAAAAAAAARRRRR!!!!!

Sampai disini emak gue langsung gue tinggal, karena gue makin yakin kalau ini hanya penipuan aja.. penasaran gue langsung cek ke www.telkom.co.id dan benar aja kalau namanya mama BUKAN merupakan pemenang..
langsung gue tunjukkin halaman web-nya..
tapiiiii, si mama masiiih ngotot juga karena dia terus terang bilang sama si pak haji kalau dia masih ngga percaya.. tapi apa kata si bapak Suhendar??
"Ibu, siapkan saja semua persyaratannya, nanti penyerahan motor langsung diliput TV dan diserahkan langsung oleh DESI RATNASARI.. saya ini KEPALA TELKOM DIVRE JAKARTA TIMUR, dan saya ini SEORANG HAJI, saya tidak mungkin berbohong, masa Ibu tidak percaya sama saya??"

Maaf yaaa.. gue eneg banget kalau orang bawa-bawa predikat Haji, tapi jelas-jelas digunakan untuk tujuan yang ngga bener.. karena tetep penasaran, gue pun telpon langsung ke 147.
Yup.. semakin mendapat konfirmasi bahwa memang nama mama bukan pemenangnya.. dan gue juga melaporkan nomor telepon si penipu ini..

Akhirnya, mama pun percaya.. dan sekali lagi, penipuan makin marak dengan modus yang sangat beragam.. ngomongnya pun janji surga yang manis-manis aja..

CASE CLOSED!

Update terakhir:
Orangnya nelpon lagi, nanya gimana persyaratannya apa sudah dipenuhi.. langsung aja mama bilang, kalau dia sudah lihat di internet namanya tidak ada.. tau apa kata orang itu?
"ohh ya sudah" katanya enteng.. hhgggghhhhh..
ngga lama, gue ambil henpon, SMS ke 1717
"Pak, saya ingin mengadukan upaya penipuan undian mengatasnamakan PT Telkom, yang dilakukan oleh seseorang yang mengaku Kepala Telkom Divre Jakarta Timur, bapak Haji Suhendar di nomor telepon 50296343, mohon ditindaklanjuti, terima kasih"

DONE DEAL!!!!

Tuesday, June 16, 2009

Storytelling Workshop (Goelali's Children Film Festival '09)

Dari waktu hamil, secara rutin gue ngebacain cerita buat kakakeni.. dan sekarang pun si kakak udah seneng baca.. apa aja sama dia dibaca.. dulu, gue ngefans banget sama beberapa storyteller atau pembaca cerita/dongeng kayak pak Raden, kak Seto, sama siapa tuh cowo yg agak gendut (lupa).. gue seringkali takjub sama cara mereka membawakan cerita.. dengan kata-kata yang sangat mudah dimengerti anak-anak, props yang beraneka ragam dan ngeliat muka anak-anak yang bengong dan menyimak cerita/dongeng yang dibacakan pun kadang bikin gue heran, sihir apa sih yang mereka punya sampai bisa buat anak-anak duduk diem dengan betahnya mendengarkan cerita dongeng selain si kancil??

mami, Putri Soehendro, Elena Zachnas

Awalnya gimana gue udah lupa, gue juga ngefans sama mbak Putri Soehendro.. buat yang belum tau dia siapa, baca aja blog nya di sini.. dari blognya lah gue tau bahwa bakal ada storytelling workshop dan gue semangat banget buat ikut! Menurut gue, membacakan cerita ke anak pun harus ada seninya.. gimana caranya biar si anak mau dan duduk mendengarkan cerita kita..

Tadinya gue pengen liat gimana caranya si mba Putri membawakan cerita, tapi apa daya, gue lupa kalo acaranya mulai jam setengah dua.. jadi, gue cuma ikut workshopnya aja yang mulai jam tiga sore..

Karena ini sifatnya workshop, maka terpaksa deh kakakeni gue titipin sama niangnya di rumah.. ngga disangka ngga diduga, gue malah ketemu sama temen SMP gue.. selama ini sih udah ketemu di FB, tapi baru kali ini ketemu lagi setelah sekitar 21 taun ngga ketemu..  nah, workshop ini dipandu oleh 2 orang yaitu mba Elena Zachnas, seorang komunikator, psikolog anak, bisa dibilang motivator juga, yang prihatin sama perilaku anak sekarang yang cenderung serba instant, selain mbak Putri sendiri, yang banyak mengajarkan tips and trick bercerita kepada anak..

Ternyata, peserta workshopnya kebanyakan guru-guru lhooo.. yang ibu rumah tangga justru cuma sedikit.. dari tanya-jawab aja keliatan bahwa bercerita kepada anak (murid) ngga semudah itu.. musti banyak improvisasi agar cerita yang dibawakan menarik..

Kata mba Putri, bercerita kepada anak harus ingat rumus 445.. apa itu 445?

4 pertama: dalam bercerita, harus ada 4 bagian, yaitu pembukaan, permasalahan, pemecahan masalah dan penutup
4 kedua: tokoh utama dalam bercerita kepada anak, maksimum 4 tokoh.. untuk anak dibawah 2 tahun, satu tokoh saja cukup
5: konsentrasi aktif anak dalam menyimak cerita menurut penelitian, ternyata hanya 5 menit sajaaaa.. jadi kalaupun lebih dari itu, anak tidak fokus pada cerita..

Cara mba Putri bawain workshopnya pun lucuuu bangeeet.. gue sampe terpingkal-pingkal ngeliat dia niruin berbagai tingkah anak-anak dari pengalaman selama dia bercerita kemana-mana.. asli kocak banget!

Sayang, acara workshop yang seru ini, ngga didukung sama persiapan panitianya.. gue kehabisan bahan makalah yang katanya dibagiin di akhir acara.. selain itu, gue juga kehabisan brosur sinopsis film anak yang akan diputer.. dan sayangnya lagi, acara semenarik ini juga sepertinya kurang publikasi.. buktinya tidak banyak pengunjung yang datang.. padahal ngga cuma workshop aja, tapi juga pemutaran film, lomba gambar, diskusi panel dll..

Buat yang mau kopdar sama gue.. (halaah ge-er) besok, gue dateng lagi ke Goethe buat dengerin storytelling by Putri, sama kumpul-2 komunitas reading bugs.. besoknya lagi, gue juga bakal dateng ke tempat belajar bahasa Itali, buat denger storytelling dari Ibu Murti..

see ya there!!

note: buat yang mau ikutan, silakan unduh jadwal GCFF'09 di bawah ini yaa... tenang aja.. gratis tis tis koookk...

Saturday, March 7, 2009

Halusinasi Kenisha

Yang namanya Kenisha, skarang lagi seneeeeng banget ngomongin mas Rafi.. dikit-dikit maunya liat foto mas Rafi..

ealaaah.. pas lagi jalan-jalan di Kelapa Gading, tiba tiba dia excited banget teriak "APIII APIIII".. (secara anak 16 bulan belum bisa ngomong "ef" dengan baik dan benar).. sambil lari-lari.. gue pikir, ngapain si Agung sama Ida jalan-jalan siang-siang bolong ke Kelapa Gading?? gue aja kalo ngga perlu nganterin si papi juga ogaah.. maceeet..

ternyataaaaa.....

dia ngeliat cowo yang rambutnya brindil kayak mas Rafi.. huuuhh.. itu mah bukan mas Rafi sayaaang.. yukk sinih..,"kata gue..

trus pas malemnya, kita ada pengajian di rumah sodara.. ada ponakan gue, namanya juga Rafi.. trus dia dibilangin, ini namanya mas Rafi juga.. eehh.. mukanya bingung berat.. seakan ngga rela ada yang namanya Rafi selain "mas Rafi-nya".. sampe pulang ngga satu pun keluar kata APIII..

whahahahhaaaa... Kenishaaaaaaaa...

Monday, January 26, 2009

LARASITA.. nama yang aneh untuk sebuah program

Buat yang baru denger, Larasita adalah program layanan masyarakat dari BPN (Badan Pertanahan Nasional) yang melayani sertifikasi tanah, khususnya untuk masyarakat pedesaan, singkatan dari Layanan Rakyat untuk Sertipikasi Tanah.

Program yang diresmikan oleh Bapak SBY ini, kalau di website-nya ditulis:
Program Larasita adalah contoh wujud nyata dari pelayanan BPN RI kepada rakyat dengan jemput bola. Petugas BPN RI mendatangi rakyat dan menembus daerah yang sulit terjangkau. “Oleh karena itu, program Larasita harus didukung dan disukseskan”, kata Beliau.
Bapak SBY menggarisbawahi kebijakan dasar pertanahan yang dikembangkan dalam kegiatan operasional dilapangan, yaitu pertama percepatan legalisasi aset masyarakat, kedua secara sistimatis dan sistemik melakukan Reforma Agraria secara berkesinambungan, ketiga penertiban dan pendayagunaan tanah-tanah terlantar dan keempat konflik dan sengketa pertanahan harus diselesaikan.

Dengan kata lain, program LARASITA ini akan membantu masyarakat dalam melawan calo-calo atau makelar tanah yang selama ini menyengsarakan rakyat.

Seperti dilansir dari www.bpn.go.id
Tujuan Larasita:

  1. Membangun kepercayaan masyarakat terhadap BPN RI;
  2. Mendekatkan pelayanan pertanahan ke semua masyarakat, terutama yang secara geografis mempunyai kendala untuk mendatangi Kantor Pertanahan;
  3. Menghilangkan peran pihak ketiga dalam pelayanan pertanahan;
  4. Mengurangi terjadinya konflik pertanahan;
  5. Mencapai target sertipikasi bidang tanah nasional;
  6. Meminimalkan bias informasi pertanahan kepada masyarakat.
Manfaat Larasita:
  1. Masyarakat secara langsung menikmati pelayanan yang terukur, jelas, tenang, dan mudah;
  2. Meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kinerja birokrasi, khususnya BPN RI;
  3. Mewujudkan komitmen pemerintah dalam mewujudkan pelayanan kepada masyarakat yang lebih baik, mudah dan terjangkau;
  4. Memberikan kepastian hukum dan proses serta memudahkan bagi masyarakat yang hendak melakukan Sertipikasi tanah;
  5. Memotong rantai pengurusan sertipikat tanah dan meminimalisir biaya pengurusannya;
  6. Meningkatkan nilai manfaat birokrasi kepada masyarakat;
  7. Sebagai karya inovatif dalam pelayanan public yang bisa mendorong kreativitas pelayanan oleh aparatur negara kepada rakyat.

Yang gue bingung, LARASITA aja terdiri dari 2 kata yang bernilai negatif,

LARA = duka (negatif)
SITA = ambil (negatif)
yang menurut pendapat pribadi gue, artinya malah bisa jadi: tanah diSITA dan kau pun meLARAt..

kalau memang tujuannya untuk melayani rakyat untuk sertifikasi tanah, (usulan gue jangan di-approve), coba singkatannya diganti menjadi:

serem: MELAYAT SETAN
aneh: NIAT FITNAH
simpel: MRuST
biasa: IKUT SERTA

atau bisa disingkat lain yang lebih manis dan wajar: MELATI

ah.. aya aya wae..

Wednesday, December 10, 2008

HANYA susu formula yang bikin otak cerdas..!

Waktu gue lagi ngobrol-ngobrol sama temen-temen seputar perkembangan anak, ada seorang perempuan pekerja (yang disini ngga gue bilang temen, secara emang ngga terlalu deket) ikutan nimbrung..

*Sebelumnya, no offense buat working mom yaaa.. dan gue juga ngga against susu formula, gue hanya seorang ibu yang bangga bisa memberikan ASI sampai saat ini, kakaKeni udah 1 tahun lebih...*

PP (Perempuan Pekerja): Keni susunya apa mbak?
IRT (Ibu Rumah Tangga) alias gue: mainly sih ASI, tapi skarang udah UHT

PP: lohh, ngga pake formula?
IRT: enggak, emang ngga berencana pake susu formula, ASI aja

PP: lah, trus buat KECERDASAN OTAK-nya dari mana??
IRT: (heehhh??- langsung panas) emang tau dari mana kalau susu formula bisa bikin otak cerdas?? AA?? DHA dan bla bla blaa?? lu tau dari mana kalo AA-DHA susu formula bikin otak cerdas? dari IKLAN kaaaaannn?? lu pikir ASI ngga ada AA-DHA? tau ngga kalo susu formula tuh udah melewati beberapa macem proses sehingga dia jadi bubuk? dibanding UHT yang masih murni susu cair?? tau ngga kalo di beberapa negara tuh susu formula harus dibeli dengan resep dokter? bayi tuh biar cerdas otaknya perlu distimulasi, biar minum susu formula berbotol-botol tapi dicuekin, ngga diperhatiin, ngga pernah diajarin atau diajak main juga susah jadi cerdas... bla bla bla bla bla blaaaaa.... *emosi tingkat tinggi

tu orang langsung mlipir.. takut..

aduuuhhh mbak, plis deh.. kalo lu merasa susu formula lah yang terbaik buat bayi lu, jangan ajak-ajak gue yang pro-ASI ini untuk pake susu formula juga buat anak gue.. mind your own business,darling...!!

Friday, October 17, 2008

Ocehan si mbot: Gilanya Orang Kantoran

Rating:★★★★★
Category:Books
Genre: Biographies & Memoirs
Author:Agung "mbot" Nugroho
Ngomongin bukunya Agung, berasa kayak iklan Vitalac:
Agung sekarang sudah punya buku, bangga sayah..

Yup, udah lebih dari separuh umur, gue tau ni manusia satu dan ngga cuma dia bikin buku aja yang bikin gue bangga, tapi ocehan-ocehan sarkastik, sinisme, ngeledek yang kerap mampir di kuping gue yang bikin gue sakit ati tapi emang bener begitulah adanya.. (diperparah dengan punya istri yang setali tiga uang.. *sigh..)

Seperti itu juga dia memandang manusia kerja dari balik kubikel dengan penuh kejujuran apa adanya, ditambah dengan gaya bahasa dia yang emang sedari dulu udah 'ajaib' akibat jatuh di ramuan ajaib waktu kecil.. (eh salah yakk, itu Obelix)..
Biarpun semua jurnal di blog nya udah gue lalap abis, tetep aja cengar-cengir lagi bacanya.. ditambah memori dari si penulis yang suka nyeritain kembali dengan berapi-api.. favorit gue... "eehh copot copot copot..." (cari sendiriiii)

Kalau ingin menemukan saya di bukunya, baca aja bab Tentang si Mbot (xxi) karena yakk benar sekali, teman sebangku yang dimaksud pastilah sayah.. dan sumpah, bukan dicadel-cadelin biar imut, karena emang gue udah imut dari lahir.. hueeekkk...
bayangkan juga penderitaan saya 2 taun duduk sebangku dengan manusia ini..

Well, selamaaaat ya Agung dan bunda istri Ida juga mas Rafi.. ditunggu buku-buku dirimu selanjutnyaah.. semoga royalti-nya bisa mewujudkan mimpi kalian semua buat beli rumah di tengah kota.. Amiiiiinn.. Insya Allah...

Sunday, September 28, 2008

Tahlilan @ Mojoagung

Hari ke-3 kita mudik sekeluarga, off we go to Mojoagung.. sekitar 1-1,5 jam perjalanan dari Surabaya.. selain Mojoagung ada Mojosari, Mojoanyar, Mojokerto dan teman-temannya..

Di Mojoagung, ada keluarga Bude Sri, yaitu kakak dari ibunya mas.. (Eyangnya Keni).. pas kebetulan tanggal 28 September 2008 adalah 1000 hari-nya mas Anang Saiful Bahri atau biasa dipanggil mas Ipung..

Mas Ipung (yang punya nama panggilan sama kayak papi) meninggal di Madiun setelah berolahraga.. ternyata dia punya penyakit jantung.. yang namanya ajal, Allah yang punya kuasa.. mas Ipung meninggal di usia yang sangat muda, 43 tahun, meninggalkan mbak Ima dengan 2 anak perempuan kecil yang cantik.. jadi keingetan waktu itu.. pada saat mas Ipung meninggal, persis 1 hari sebelum gue lamaran.. waktu itu, ibu mertua sudah datang ke Jakarta, beliau langsung ditelpon kalau Ipung meninggal.. waahh.. untung saja saat itu papi (Ipunk juga) ada di sebelahnya, coba kalau ngga? bisa jantungan juga kan..

3 hari di Surabaya, Keni sempet sumeng dan pilek.. beradaptasi agak lama mungkin sama cuaca Surabaya, langsung keingetan sama temen gue (ibu baptis kakaKeni ) yang musuhan sama udara Surabaya. Tiap ke Surabaya pasti batuk pilek dan sesak.. ngga tau deh kenapa.. ternyata Keni juga gitu.. pas di Mojoagung sama sekali ngga pilek, begitu balik ke Surabaya pilek lagi deh.. Surabaya yang aneh..

Sekedar info buat para pemudik, ngga perlu kuatir kehabisan bensin di sepanjang jalan Surabaya-Mojoagung-Jombang-Kediri dll.. Sepanjang perjalanan dari Mojoagung balik ke Surabaya, gue perhatiin tiap 3-5 km pastiiii ada pompa bensin.. hebatnya lagi, beberapa dari pompa bensin malah baru dibangun.. gue itung ada lebih dari 12 pompa bensin kiri-kanan.. sangat memudahkan pemudik dan ngga perlu kuatir kehabisan solar/premium..

Balik lagi ke cerita mas Ipung, gue ngga sempet kenal sama beliau, tapi gue ngerasa ada pertalian antara kita (gue dan mas) sama keluarga mereka.. gimana engga, meninggalnya sebelum gue lamaran, 1000 harinya kok pas gue lagi ada di sini.. tiap liat anak-anaknya yang masih kecil, gue selalu ikutan sedih.. semoga mas Ipung selalu dimudahkan jalan menuju surga.. Amiin Ya Rabbal Alamiin..

*foto: kakaKeni dan mbak Ima (istrinya mas Ipung)

Sunday, September 21, 2008

Sepuluh tentang si Tria

Benjoooll.. ketimpukan mulu sama mamanya Annabelle, padahal kayaknya nih timpukan udah jadul banget.. sambil minum teh tarik, nonton CSI, ngumpulin pesenan kue, akhirnya jadi beginian nih...

1. Mengakui kalau TV tuh emang racun
Yup.. I declare myself as televisionolic.. gue suka nonton TV.. pernah waktu itu seharian ngga keluar kamar cuma nonton TV doang.. untungnya TV di rumah dari taun 1998 udah tv kabel, jadi acaranya lebih bervariasi ngga cuma sinetron mulu.. sekarang, sepertinya sudah mulai berdampak ke Keni.. tiap iklan yang ada anak-kecilnya, langsung mulai cuek sama sekitar.. padahal kalau menurut buku pintar parenting, ngga baek tuh anak nonton TV lama-lama.. yaahhhh gimana doooong, lha wong emak-nya aja doyan bener nonton TV.. (Sueerrr tapi acaranya bukan sinetron yang tidak mendidik ituuuu...)

2.  Ngga bisa tidur kalo ngga pake kipas angin
Emang dasar badan udah bebal, kipas anginnya musti nyentrong ke badan... kalo lagi tidur trus kipasnya dimatiin, langsung kebangun.. gara-gara ini sodara-sodara yang nginep di rumah, males kalo mo tidur sama gue.. heheheee

3. Tukang molor
Ngga repot kalo mo tidur, dimana saja, kapan saja.. kalo udah ngantuk yaaa langsung tepar.. gara-gara suka tidur di kopaja sering dimarahin orang rumah, soalnya takut dicopet ngga kerasa.. lhaa wong ngantuk kok ngga bole tidur.. hihiii..

4. Gila buku & majalah
Kebiasaan baik yang diturunin dari nyokap.. skarang kamar aja udah jadi gudang buku.. ini aja ada beberapa yang belum sempet kebaca.. makanya paling males kalo ke pameran buku.. ntar beli mulu dibacanya kalo lagi sempet aja..

5. Pernah disetirin sama sopir taksi yang ngantuk
Dari kantor lama di mampang, sampe fatmawati sore hari.. gue curiga kayaknya ni sopir dah 2 hari ngga tidur.. soalnya dikit-dikit minum, dikit-dikit minum.. udah gitu bawa mobilnya nganan-nganan mulu ampir pindah jalur.. bahaya banget.. mukanya teler banget.. gue tanya aja, ngantuk ya pak? eh dia nyengir doang.. trus gue bilang, daripada minum mending cuci muka dulu gih pak.. ya udah akhirnya dia minggirin mobil trus cuci muka deh.. (ngga skalian sikat gigi, cuci kaki trus tidur tu orang..) hgghhhh...

6. (pernah jadi) Pelanggan setia ojek
Tukang ojek gue dulu namanya Ratno.. yang bikin seneng soalnya dia ngga pake jaket kulit yang bau.. males kan naek ojek kalo tukang ojeknya bau.. sama Ratno, gue pernah naek jembatan penyebrangan pake motor.. gilaaa.. berasa naik halilintar.. coba deh... Ratno udah kayak supir pribadi.. tiap sore pulang kantor ngga ribet nunggu bis lama-lama, Ratno setia nongkrong di pangkalan ngga nyari penumpang.. tinggal ngeeeeeeeng.. nyampe rumah deh

7. Ngefans berat sama Luis Figo
selain gue pernah jadi orang yang gila bola.. skarang udah jarang nonton bola, paling kalo World Cup atau Euro Cup.. dulu apal banget jadwal pertandingan, terutama Liga Itali.. si A main di klub ini, si B yang bekas klub ini pindah ke klub itu.. Luis Figo pemain Portugal, sampe bela-belain punya kaos tim Portugal sama dikasi temen souvenir tim Portugal jamannya si mas Luis ini.. trus, guntingin foto-2nya dia buat di taru di meja kantor.. ehhh, ngga taunya si kakaKeni lahirnya di tanggal yang sama kayak dia.. hebaaat...!

8. EO (Event Organizer) sejati
ngga dimana ngga dimana, sering banget didaulat suruh jadi EO.. kalo ada acara ketemuan, pasti gue ditelpon suruh ngurusin makan dimana, kapan, jam berapa.. huuuhh.. apalagi sekarang dah jadi ibu rumah tangga, dianggap pas untuk terus jadi EO, secara dikirain kan gue lebih nganggur dari yang kerja.. mungkin namanya udah bukan EO lagi, tapi seksi repot.. dodol

9. Pernah dihukum sama bokap manjat kandang burung
Sebenernya sih ini gara-gara kakak gue yang mo ngambil belimbing di pohon sebelah rumah, tapi karena terlalu semangat, dia naik ke asbes, karena badannya gueeendhuuuut, jadinya terjun bebas deh dari atas.. untung juga ngga kenapa-napa, tapi hasilnya 8 kaca nako tetangga pecah.. gue yang masih SD, posisinya lagi naik di atas kandang burung yang gede, cuma bengong aja ngliat kakak gue terjun bebas.. tetangga minta ganti ke bokap dong, yaa akhirnya gitu deh..

10. Selama kuliah, cuma punya buku pelajaran 1 biji.. itu juga buku statistik, karena dosennya mewajibkan tiap anak musti punya buku.. tau kenapa deh... males aja beli buku pelajaran.. mending duitnya beli buku cerita.. hihihiii...

yaakk.. segitu deh timpukan dari Kristin.. tapi seperti biasa, gue mah anaknya baeeek.. ditimpuk tapi ngga pengen nimpuk syapa-syapa ah..

Tuesday, July 22, 2008

[Cerita Kriminal] Pemuda santun itu bernama Ryan

Cerita bermula, dari ditemukannya mayat korban mutilasi (pembunuhan dengan korban dipotong-potong) yang ditemukan di dekat Kebun Binatang Ragunan, Jl. Kebagusan Raya. Titik terang mulai didapat, setelah keluarga korban dapat mengidentifikasi bahwa jenazah tersebut adalah Heri Santoso, seorang salesman sebuah perusahaan swasta. Heri sudah hilang sejak Jumat, tanggal 11 Juli 2008 dan sejak itu tidak pernah kembali lagi ke rumah.

Penyelidikan berlanjut sehingga polisi menetapkan Ryan, sebagai salah satu tersangka dengan motif cemburu atas hubungan sesama jenis.

Dalam kasus Ryan (berperan sebagai wanita), menjadi sangat tersinggung ketika Heri Santoso yang juga berperan sebagai wanita dalam hubungan sesama jenis, "naksir" Noval yang menjadi pasangan Ryan. Ia tersinggung dan sekaligus terancam akan kehilangan Noval kalau sampai Noval "diselingkuhi" Heri.

Menurut Kombes Carlo Tewu, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, awalnya, korban, meminta tolong pada Very Idam alias Ryan untuk dicarikan pasangan pria. Tapi, ketika melihat foto Novel (27), pria yang merupakan pasangan gay Ryan, Heri lantas menaruh hati alias naksir.

"Ih cakep juga tuh. Gue bayarin deh biar bisa tidur sama dia," kata Carlo menirukan Heri dari pengakuan Ryan.

Tersinggung dengan ucapan Heri, Ryan langsung berang dan terjadi perkelahian. Heri dibunuh Ryan di kamar 309A Blok C Margonda Garden Residence, Depok, Jumat (11/7) pukul 20.00. Heri ditikam 11 kali. Mayatnya dipotong tujuh bagian, disimpan dalam travel bag, koper, dan sebuah tas plastik, lalu dibuang ke dua lokasi di tepi Jalan Kebagusan Raya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Sabtu subuh. 

Ryan, di desanya, adalah seorang guru mengaji yang dihormati. Ryan juga pendiam, santun dan tidak banyak bergaul dengan tetangga. Setelah didesak, Ryan pun mengakui kalau ia tidak hanya membunuh Heri, tetapi juga Aril Somba. Aril, sudah hilang sejak April 2008, berprofesi sebagai agen properti. Dengan dalih ingin merenovasi rumah, Aril pun pergi bersama Ryan ke rumah Ryan di Jombang.

Polisi pun meneruskan penyelidikan ke rumah orang tua Ryan, di desa Jatiwates, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Tentu saja seketika itu desa Jatiwates gempar. Tidak ada yang mempercayai, pemuda kemayu yang mengajar mengaji bahkan merupakan penggiat berbagai perlombaan keagamaan di desa sanggup melakukan pembunuhan. Apalagi disinyalir, masih ada korban lain lagi yang ternyata dikuburkan Ryan di belakang rumahnya.

Polisi menggali TKP yang diduga berisi mayat Aril. Penggalian dilakukan mulai pukul 10.00. Sekitar satu setengah jam kemudian, dua dokter forensik Polda Jatim menemukan dua mayat di lubang pertama. Ketika lubang diperluas, ternyata terdapat satu mayat lagi.

Dua jam setelah penggalian pertama, lokasi makam baru ditemukan sekitar empat meter ke arah selatan makam pertama. Di situ terdapat satu mayat. Ketiga jenazah tidak dimutilasi. Penggalian berlangsung hingga enam jam.

Hasilnya, ada 4 kerangka lain yang diduga juga merupakan korban Ryan. Menurut pengakuan Ryan, keempat jenazah yang ditemukan di kebun belakang rumahnya adalah jenazah Ariel Somba Sitanggang (34), Vincent, Guntur, dan Grendy yang warga negara Belanda. Usia mereka diperkirakan 25-30 tahun.

Vincent dan Ariel diduga dibunuh pada akhir April 2008, sementara Guntur dibunuh Agustus 2007, dan Grendy pada Januari 2008. ”Semuanya baru sebatas pengakuan dan dugaan. Belum melewati penelitian forensik dan sejumlah prosedur penyelidikan dan penyidikan polisi lainnya,” lanjut Carlo.

Perilaku seks Ryan, tentu saja tidak diakui oleh keluarga korban. Apalagi Heri Santoso sudah menikah dan punya 1 orang anak. Sementara keluarga Aril pun mengakui kalau Aril laki-laki tulen yang tidak punya orientasi menyimpang. Apapun itu, budaya kita masih belum menerima pasangan sesama jenis. Apabila seseorang punya perilaku senang dengan sesama jenis pun belum tentu ia akan mengakui terus terang kepada keluarga.

Apabila Ryan terbukti melakukan semua pembunuhan yang telah dituduhkan kepadanya, maka hukuman matipun siap menanti, seperti Dukun AS di Medan yang baru-baru ini sudah dieksekusi.

*dirangkum dari berbagai sumber:
detik.com
kompas.com
*foto nyomot di sini